[Info] 110722 – Rino Nakasone, The Choreographer For SM Artists

Dalam sebuah wawancara singkat dengan xinmsn, Rino Nakasone berbicara tentang perpanjangan karirnya sebaagai penari dan koreografer. Di antara fans artis SM Entertainment, Rino Nakasone dikenal karena menciptakan beberapa tarian untuk SHINee, SNSD, dan f(x), tapi dia juga merupakan bagian dari tim tari Beat Freaks, yang berkompetisi pada “America’s Best Dance Crew” season 3, dan melakukan tur singkat dengan Gwen Stefani sebagai salah satu ‘Gadis Harajuku’ nya.

Rino, 32, menceritakan karir menarinya, yang dimulai ketika dia meninggalkan kampung halamannya di Okinawa, Jepang, saat berusia 19 tahun dan pergi ke Los Angeles. Dia bermimpi untuk menari dengan Michael Jackson, dan memulai tur dengan Gwen Stefani di tahun 2004. Dia mengatakn hal itu sebagai “salah satu pengalam terbaik di hidup ku” dan dia “belajar banyak” dari Stefani. Rino juga bergabung dengan Beat Freaks tahun itu, tapi setahun kemudian bekerja untuk SM Entertainment yang membuatnya terkenal di antara fans K-pop.

SM Entertainment menemukan Rino melalui youtube dan menghubunginya untuk bekerja dengan artis SM. Sejak itu, dia menciptakan koreografi untuk banyak lagu, termasuk SHINee’s “Replay” (pertama kali sejak dia bergabung dengan SM) dan “Love Like Oxygen”, SNSD’s “Tell Me Your Wish (Genie)”, “Oh!”, dan “Hoot”, dan f(x)’s “Chu~<3″. Dia juga berkolaborasi dengan koreografer lain untuk koreografi Super Junior’s “No Other”, SHINee’s “Lucifer”, TVXQ’s “Maximum”, dan f(x)’s “NU ABO”, dan dia mencipatakn koreografi untuk beberapa lagu Jepang SNSD, seperti “Mr. Taxi”, “You-aholic”, “I’m In Love With The HERO”, dan “Beautiful Stranger”. Netizen Korea memberikan nama/julukan untuk berbagai taran Rino, seperti “shuttle-kicking dance” untuk tarian kaki SNSD yang terkenal di lagu “Genie”.

Menurut Rino, dia mendengarkan setiap lagu “ratusan kali” sebelum memulai membuat koreografi, dan yang paling penting adalah untuk “menunjukkan lagu dengan cara yang terbaik”. Dari semua tarian yang dicipataknnya untuk artis SM, dia berkata tarian favoritnya adalah “Love Like Oxygen”, “Genie”, dan “Maximum”, sebuah kolaborasi dengan koreografer SM, Jaewon. Rino juga mengungkapkan beberapa kata untuk artis SM.

Untuk SHINee, yang dia temui saat menciptakan koreografi untuk lagu debut mereka “Replay”, Rino berkata, “Ya ampun, mereka sangat cute. Itu seperti 3 tahun yang lalu. Mereka seperti ‘bayi’ ku. Mereka sangat fresh dan siap untuk belajar. Mereka juga sangat hormat dan pekerja keras.” Karena Rino bekerja banyak untuk perusahaan, dia tumbuh dekat dengan artis, berkata, “Ada beberapa orang yang sering membicarakan tarian dengan ku, seperti SHINee’s Taemin, Girls’ Generation’s Hyoyeon dan f(x)’s Amber.”

Tapi siapa penari yang paling baik di SME? Saat diminta untuk memilih antara Taemin, Hyoyeon, Yunho, dan Eunhyuk, Rino berkata, “Itu tidak adil”, dan menambahkan bahwa mereka harus menampilkan koreografi yang sama agar dia bisa menilai.

Rino berada di Singapur degan Beat Freaks untuk The Big Groove 2011 minggu lalu. Di bulan September, anak didiknya, SHINee, akan mengunjungi negara tersebut untuk konser solo mereka.

Rino Nakasone bersama SHINee

Credit: Koreanindo

Shared for Lockets-Indonesia’s Blog : Riyu

(TAKE OUT WITH FULL CREDIT)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s