MY SHINee GIRL Part 60

———————————————
My SHINee Girl ( Part 60 )
———————————————

Title : My SHINee Girl
Genre : Comedy Romance
Cast : Kim Ki Bum a.k.a Key
You ( Reader ) a.k.a Han Yun Ju
Kim Jonghyun a.k.a Jonghyun
Choi Minho a.k.a Minho
Lee Jin Ki a.k.a Onew
Lee Taemin a.k.a Taemin

Supporting Cast : Park Sun Hwa
Shin Soo Jung

Yun Ju menatap wajah yeoja didepannya dengan tajam. Pandangannya benar-benar menusuk dan mengisyaratkan kebencian yang teramat dalam padanya.
“ Hai..” sapanya lagi. Yun Ju diam.
“ Lho…kenapa kau tidak membalas salamku..?? jahat sekali..” ucapnya sambil tersenyum manis. Ia menurunkan kaca mata hitamnya. Tampaklah wajah yang sebenarnya. Wajah seorang yeoja bermuka dua.
“ Mau apa kau kesini?” tanya Yun Ju sinis.
“ Hmmm..boleh aku masuk?” tanyanya sambil tersenyum. Yun Ju kembali diam.
Dia amat muak melihat senyum menjijikan itu. “ Ayolah…seharusnya kau bersikap baik kepada seorang tamu..lagipula,, kau tak ingin kan aku terlihat untuk yang kedua kalinya di depan rumah ini sambil berbicara dengan seorang Yeoja yang ada didalam rumah SHINee…!???” ancamnya sambil tersenyum sinis. Yun Ju geram. Namun kata-kata Soo Jung ada benarnya juga. Ia mengalah. Dan membiarkan Soo Jung masuk kedalam rumah. Ia berjalan sok anggun. Badan tinggi semampainya memang tidak bisa sebanding dengan badan Yun Ju yang mungil. Bahkan tanpa high heels pun ia masih bisa terlihat sejajar dengan Key. Berbeda dengan dirinya yang harus selalu mendongak ke atas jika berbicara dengan anak- anak SHINee yang lain. Terutama Minho. Yun Ju selalu merasa lehernya akan patah setiap kali ia berbicara dengan Minho. Soo Jung merebahkan dirinya di sofa. Dengan santainya ia menyilangkan kedua kakinya dan berpangku tangan. Sementara Yun Ju berusah berjalan dengan tegap dan menahan sakit di kakinya. Ia tak mau terlihat lemah di depan rival tangguhnya itu.
“ Sudah lama sekali ya aku tidak kesini..”
“ Katakan..! ada angin apa yang membawamu pagi-pagi sekali kesini?”
“ Memangnya aku tidak boleh datang ke tempat tinggal namjachingu-ku (Pacarku)…!??” ucapnya santai. Hati Yun Ju berdenyut sakit, ia menoleh kearah Soo Jung yang tersenyum puas.
“ Apa katamu?? Namjachingu!??”
“ Ooopsss…!! Sorry..!!” katanya sambil menutup mulutnya. “ Aku salah bicara… ini semua gara-gara gossip yang beredar,,,aku jadi sering merasa kalau Key itu adalah pacarku.. bukankah media memberitakannya seperti itu???” jawabnya lagi.
“ Huh..! kau senang !!?? Kau pasti merasa sangat senang kan karena bisa digossipkan seperti itu…!! “ Tanya Yun Ju tak senang.
“ Hmmm…bagimana ya?? Bagiku memang sudah seharusnya kami digossipkan seperti itu. karena…kenyataannya juga seperti itu …!!” Yun Ju menahan amarahnya. Ingin rasanya ia menjambak rambut yeoja menyebalkan di depannya ini.
“ Kenyataan kau bilang??”
“ Ne..itu semua pada dasarnya kenyataan..!” katanya lagi. “ Sudahlah Yun Ju..!! berhenti pura-pura tidak tahu seperti itu..! bukannya selama ini kau sudah tahu kalau sebenarnya Key itu sangat menyukaiku..! dia mengagumiku sebagai seorang artis dan sebagai seorang wanita..! sebagai seorang fans yang amat sangat dekat dengannya…kau pasti sudah tahu itu kan…!?? Lagipula,, Key orang yang sangat baik dan perhatian…dia adalah tipe idealku…dan juga..kami mempunyai banyak kesamaan..tidak ada halangan kan untuk kami menjalin suatu hubungan…!???” jelasnya panjang lebar.
“ bicaramu percaya diri sekali..! seakan-akan kau sudah menang…! Tapi apa kau tahu kalau SM mempunyai aturan yang melarang artis-artis mereka untuk menjalin hubungan dengan sesama artis…Huh!!??” Yun Ju kini memasang senyum sinis. Berharap kalau kata-katanya itu dapt membuat Soo Jung gentar.
“ Ohh.. itu …!!! Kau tidak tahu apa-apa Yun Ju..! kau tidak tahu hal-hal dibalik dunia kami..! management dan artis … kau tidak tahu semua itu…!!” jawab Soo Jung santai.
“ Apa maksudmu Soo Jung??”
“ Jangan kau pikir… jika ada kiper, gol tidak bisa dilakukan , Yun Ju…!! Semuanya masih mungkin..!! kau seperti tidak tahu aku saja…!” Yun Ju meyipitkan matanya. Mencoba mencerna arti dari kata-kata Soo Jung.
“ Kau tahu Yun Ju…!! Aku .. Shin Soo Jung…akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang aku inginkan…!! Sekalipun jika aku harus menggunakan cara-cara kotor untuk mendapatkannya….!!!!”
“ Lakukan Soo Jung..!! lakukan sesukamu…!! Dan kita lihat saja nanti…apakah kau benar akan mendapatkannya atau tidak…!!? Tapi ingat Soo Jung…aku tidak akan membiarkanmu memanfaatkan Key demi kepentinganmu…dan aku tidak akan pernah memafkanmu jika sesuatu hal terjadi dengannya…!!!!” Ancam Yun Ju.
“ Silahkan Yun Ju…! Aku tidak takut..! aku tidak akan menyerah dengan gadis kecil sepertimu…!! Jadi buang saja semua khayalan bodohmu itu untuk mendapatkan Key….!!! Karena itu tidak akan mungkin terjadi Yun Ju,,!! Kau tetaplah seorang fans yang hanya bisa duduk dibangku penonton sambil meneriaki namanya tanpa diperdulikan sedikitpun…!! Dan kau akan tetap seperti itu…!!”
“ Jangan menghakimiku seperti itu…!!!” ujar Yun Ju tegas. “ Mungkin aku dulu hanyalah seorang fans…! Tapi kini tidak lagi…! Aku sudah menjadi bagian dari keluarga SHINee..! lagipula,, kau tidak tahu apa-apa tentang hubunganku dengan mereka selama tiga bulan lebih ini…!! kau tidak tahu ikatanku dengan mereka…!! Hubungan kami jauh lebih kuat daripada yang kau bayangkan Soo Jung…hubungan kami bukan lagi sekedar fans dan idola…!! Bahkan sekalipun jika kau berusaha keras untuk masuk ke dalam kehidupan mereka…kau tetap tidak akan bisa…!!” Yun Ju berujar dengan penuh keyakinan. Wajah Soo Jung terlihat sangat kesal sekarang. Dia menahan amarah. Kata-kata Yun Ju tadi benar-benar telak baginya. Ia lalu bangkit dan menghampiri Yun Ju.
“ yah…. Kita lihat saja nanti “
“ Huh..! aku berharap semoga Key cepat sadar dan melihat sosok aslimu yang sebenarnya….!! Pasti dia akan merasa jijik sekali denganmu..” Soo Jung terkekeh geli mendengar ucapan Yun Ju.
“ Ya…semoga saja..” sambungnya lagi. Ia lalu bangkit dan berjalan menuju pintu depan. “ Oh ya Yun Ju…salamkan salamku untuk Key ya…. ??” Soo Jung melambai . ia lalu naik kedalam mobilnya dan segera angkat kaki dari rumah itu. Dan Yun Ju hanya mengawasinya dari dalam rumah, sampai mobil berwarna merah tua itu benar-benar hilang dari pandangannya. Kalau perlu, untuk selama-lamanya.

“ Aku pulang….!!!!” Sapa Key dari ruang tamu. “ Yun Ju…!!!” panggil Key. Namun tak ada jawaban.
“ Yun Ju…!!! Aku pulang…!! Kau ada dimana…??” Panggil Key lagi. Namun tetap tak ada jawaban. Key bingung. Ia bergegas ke ruang tengah untuk mencari Yun Ju. Ia berjalan menuju dapur. Sambil terus meneriaki nama Yun Ju.
“ Yun Ju…!!Kemana sih dia???” Key mulai cemas. Namun paniknya tiba-tiba hilang seketika saat dia melihat sosok Yun Ju yang sedang tertidur dengan lelap di sofa di depan televisi. Key menghela nafas lega. Ia segera menghampiri Yun Ju yang sedang tertidur itu.
“ Dasar..!! membuat orang cemas saja…!!” Key kemudian duduk di lantai. Ia duduk di depan Yun Ju yang sedang tertidur dengan lelapnya. Lalu kemudian Key sedikit beringsut maju. Supaya ia bisa melihat wajah Yun Ju lebih dekat. Hening. Key menatap wajah Yun Ju lekat-lekat. Matanya yang tajam kini sedang mengamati garis-garis wajah Yun Ju yang indah. Raut wajah Yun Ju yang polos ketika sedang tidur, seolah membiusnya. Sesekali ia tersenyum ketika sedang melihat wajah Yun Ju. Namun, ia kemudian kembali serius. Dan benar-benar terhanyut dalam pikirannya sendiri.
“ Entah kenapa…aku merasa sangat beruntung bisa bertemu denganmu. aku merasa hidupku menjadi lebih berwarna saat kau masuk ke dalam hari-hari kami. Tapi… kenapa kebersamaan kita sangat singkat Yun Ju??? Kenapa kita harus berpisah secepat ini??”sesalnya sambil terus menatap wajah Yun Ju. Key kembali diam. Ia mendesah. Matanya yang tajam mulai bergerak ke segala penjuru wajah Yun Ju. Mulai dari kening, lalu turun ke dua buah kelopak mata Yun Ju yang mengatup dengan sempurna., berpaling lagi meyusuri garis hidung Yun Ju yang amat mancung. Dan akhirnya mata Key berhenti di bibir Yun Ju yang mungil. Nafas Key tertahan. Tubuhnya tiba-tiba membatu. Entah pikiran apa yang tiba-tiba hinggap di otaknya. Ia menelan air ludah. Tiba-tiba Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Yun Ju yang sedang tidur. Semakin dekat dan semakin dekat. Sehingga ia kini mulai bisa merasakan hembusan nafas Yun Ju yang hangat diwajahnya. Key sendiri tak percaya dengan apa yang dilakukannya sekarang. Apakah ia benar memang ingin melakukannya atau hanya karena ia terbawa dengan suasana. Key mengepal kedua tangannya saat wajahnya hanya tinggal beberapa senti lagi dari wajah Yun Ju.
“ Urghhh….!!!” Yun Ju tiba-tiba terusik dari tidurnya. Menyadari bahwa ada sesuatu yang mendekat ke wajahnya. Key terlonjak kaget. Ia panik dan segera mundur menjauhi Yun Ju. ia membalikkan badannya. Menepuk-nepuk pipinya yang kini bersemu merah padam seperti udang rebus. Sementara itu Yun Ju terbangun dan membuka matanya.
“ Hooaaaahhhhmmmm….!!!!” Yun Ju menguap dan meregangkan badannya. Dia mengucek kedua matanya yang masih sembab karena baru terbuka. Ia lalu mulai melihat sekitarnya. “ Urgghhh….ternyata aku ketiduran.” Yun Ju menoleh ke sampingnya.
“ LHO….!!?? KEY….!???” Katanya kaget. Key Membatu. Dia yang sedari tadi sibuk memukul-mukul pipinya dan mencoba mensterilkan wajahnya dari warna merah karena malu , kini menjadi kaku. “ Sedang apa kau disini??”
Key diam. Dia tak menjawab. Dia menelan ludah. Memutar otaknya untuk mencari jawaban.
“ Key..!???” Tak ada jawaban dari Key. Yun Ju hanya berbicara pada punggung Key saja. “ Hyaaa….!! Key…!! kau dengar aku tidak…!?? Aku bicara padamu…!!!” Yun Ju yang mulai kesal mulai mengguncang-guncangkan pundak Key dan berusaha membalikkan tubuh Key.
“ Aisshhh…!! Ne…Ne…aku dengar…!!! Cerewet…!!” Bentak Key sambil berbalik menghadap Yun Ju.
“ Aku kan tanya baik-baik. Kenapa kau marah-marah seperti itu..??” Yun Ju mengerucutkan bibirnya. “ lagipula apa yang sedang kau lakukan?? Apa kau sudah lama pulang?? Kenapa kau tidak membangunkanku???”
“ Aku…aku…aku…” jawab Key gelagapan. “ aku baru saja pulang kok…!”
“ Lalu, kenapa tidak membangunkanku???”
“ Aku…aku tidak tega membangunkanmu. Kau tidur pulas sekali. Aku tak berani membangunkanmu. Karena itu aku menunggumu disini sambil….sambil…”
“ Sambil apa??”
“ Sambil… nonton TV…!!” Key segera mengangkat tinggi remote TV yang ada didepannya. Dan memamerkan deretan gigi putihnya. Terlihat sangat janggal sekali. Yun Ju diam, mengamati Key. “ Kenapa melihatku seperti itu?? ada yang aneh??” Tanya Key heran. Yun Ju menggeleng bego.
“ Kalau begitu… ayo siap-siap..!!” Key berdiri.
“ Lho…!? Mau apa?”
“ Pokoknya ikut saja…sana..cepat ganti bajumu..!”
“ Shiero…!! Kalau kau tidak memberitahuku..aku tidak mau ikut.!”
“ Ishhh….!!!” Geram Key sambil melotot kepada Yun Ju.
“ Ye..ye..ye..! aku ikut. “

*****

“ Jadi…kau mengajakku kesini…hanya untuk bermain sepeda…begitu!!??” Key mengangguk.
“ Sudah lama aku tidak bersepeda..” ucapnya sambil setengah berteriak, agar Yun Ju yang duduk dibocengannya bisa mendengar. Yun Ju hanya tersenyum tipis. Dia dan Key kini sedang asyik bersepeda bersama di tempat favorit Key yang pernah mereka datangi bersama waktu itu. ketika Key menghiburnya dengan nyanyian dan semua candaannya. Bagi Yun Ju, tempat itu memiliki kenangan tersendiri. Sepertinya, Key sendiri pun begitu. Dia sangat menyukai tempat itu. dimana yang ada hanyalah sebuah jalan yang panjang tanpa ujung. Dikanan kirinya terdapat deretan pohon-pohon maple yang membuat jalanan semakin rimbun. Dan juga hamparan padang rumput dan bunga yang indah.
“ cuaca sudah mulai menghangat . tak lama lagi musim semi “ ujar Key.
“ umm..” jawab Yun Ju singkat. “ daun pohon maple juga sebentar lagi akan tumbuh. Pasti akan cantik sekali “
“ Ye…! Aku akan mengajakmu kesini lagi kalau daunnya sudah mulai bersemi..”
Yun Ju tersenyum kecut. Dia tidak menjawab kata-kata dari Key.
“ kalau sudah mulai bersemi…berapa lama lagi itu?? hari ini kah?? Atau besok kah?? Apa masih bisa aku dan dia melihatnya bersama-sama…huh..!??” batin Yun Ju dalam hati.
“ Hyaa.. Yun Ju..!! kau dengar aku tidak?? “
“ Ahh…Ne..! aku dengar..” jawabnya singkat. Key terus menganyuh sepedanya. Mereka terus saja berjalan lurus menyusuri jalan yang seolah tiada ujung itu. Yun Ju merentangkan tangannya seolah-olah ingin mengenggam udara di sekitarnya. Satu tangannya menggenggam kuat pinggang Key. Dia sedang berusaha menikmati kebersamaannya dengan Key sekarang. Baginya kebersamaan seperti ini tidak akan pernah didapatkannya lagi. Mungkin besok atau lusa, ia tidak akan bisa lagi berada sedekat ini dengan Key. Menyentuhnya, bicara dengannya, menatap matanya, itu semua hanya akan tinggal kenangan.
Dada Yun Ju terasa sesak. Memikirkan semua itu hanya membuatnya semakin terluka. Ingin rasanya ia memeluk erat-erat Key yang ada didepannya sekarang. Mengatakan apa yang sangat ingin dikatakannya sebelum mereka berpisah. Mengungkapkan rasa cintanya yang teramat dalam kepada Key. Tapi, ia terlalu takut. Terlalu takut untuk mengatakannya. Sampai saat ini pun, hanya Taemin yang memberitahu Yun Ju soal kepergian mereka dari rumah itu. sedangkan baik Onew, Minho, Jonghyun ataupun Key .. mereka semua bungkam. Tak ada seorang pun dari mereka yang mencoba memberitahu Yun Ju. mereka berempat seakan takut untuk mengabarkan hal itu pada Yun Ju. Yun Ju tiba-tiba kaget saat Key menghentikan sepedanya.
“ Yun Ju … ayo turun..!”
“ Waeyo??”
“ ayo turun dulu..” Yun Ju pun turun dengan perlahan dari boncengan. Lalu Key meletakkan sepedanya begitu saja di tengah jalan.
“ Kau mau apa?” tanya Yun Ju heran. Key mengambil kamera Polaroid dari dalam tas kecil yang tergantung di sepedanya.
“ Tempat ini sangat bagus sekali untuk berfoto. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini…! ayo sini…!!” Key menarik Yun Ju agar lebih dekat dengannya. Dia lalu mengambil beberapa foto bersama Yun Ju.
“ Lihat…bagus sekali kan..!??” Tunjuknya pada beberapa foto yang dia ambil. Yun Ju tersenyum skeptis. Dipandangnya wajah Key yang penuh dengan tawa.
“ Sekarang giliranmu…!!” ujarnya
“ Hah..apa??”
“ Aku ingin, kau menyanyi untukku…” pinta Key
“ Hei…hei…! Apa-apaan ini?? Kau memintaku bernyanyi…?? Seharusnya kau yang menyanyi untukku..! kau kan penyanyinya.”
“ Tapi…kali ini,, aku ingin kau yang menyanyi..ayo cepat…!!”
“ Huh…shiero..!! bukannya kau masih punya hutang menyanyi padaku waktu itu..”
“ Tapi kan waktu itu aku sudah menyanyi..kau tidak ingat??”
“ Tapi lagunya tidak sesuai dengan keinginanku..!!” ucap Yun Ju acuh.
“ Jadi kau ingin aku menyanyi lagi untukmu..!??” Yun Ju mengangguk. Key mengalah. Dia akhirnya setuju. Yun Ju akhirnya mengambil handycam yang dilihatnya dari dalam tas kecil Key.
“ Ayo berdiri disana…!!” Tun Juk Yun Ju.
“ Direkam…!???” Tanya Key kaget
“ Waeyo!??? Tak boleh??” Yun Ju mendelik kesal.
“ Anio” Key ciut. “ Lagu apa?”
“Hmmm….coba kupikirkan..!! aha…..!! Three bears…!!” cetus Yun Ju girang.
“ Three Bears…!!??”
“ Ne…!!” Key mendesah .
“ Pakai gaya..” tambah Yun Ju lagi.
“ Harus!??” Tanya Key
“ Ne..!! masa’ menyanyi three bears tidak pakai gaya?? Kan tidak seru..!!”
“ Huh…”
“ Ayo mulai…!! Han..dul..set..ne…!!!!”

Part 61

One thought on “MY SHINee GIRL Part 60

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s